Muntilan, 6 Juli 2026 – Sebanyak 198 peserta didik baru dari berbagai daerah di Indonesia resmi memulai rangkaian Orientasi Asrama dan Sekolah (OASE) 2026 di SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan, Senin (6/7). Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, hingga 11 Juli 2026, mengusung tema “Kertabhara Widagda”, yang bermakna pribadi yang bijaksana dan setia dalam memikul tanggung jawab.
Mengangkat tagline “Berlayar Terjang Gelombang”, OASE menjadi simbol dimulainya perjalanan Angkatan 36 dalam menghadapi berbagai tantangan, proses pembelajaran, serta dinamika kehidupan di sekolah dan asrama.
Hari pertama diawali dengan registrasi peserta sejak pukul 07.00 WIB. Peserta putra melakukan registrasi di lingkungan sekolah, sedangkan peserta putri di depan ruang pamong Asrama Putri. Mengenakan batik biru untuk peserta putra dan batik merah untuk peserta putri, seluruh peserta tampak antusias menyambut babak baru dalam kehidupan mereka sebagai siswa SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan.

Sementara para peserta menjalani registrasi dan pengenalan awal, orang tua mengikuti sesi bersama Kepala Sekolah dan para pendamping di aula sekolah. Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah memaparkan kurikulum pendidikan, sistem pembinaan karakter, serta pola kehidupan berasrama yang akan dijalani para siswa selama menempuh pendidikan.
Usai registrasi, peserta mulai memasuki lingkungan asrama untuk mengikuti kegiatan pengenalan di Bangsal Asrama Putra. Panitia OASE memperkenalkan diri sekaligus memfasilitasi berbagai aktivitas yang mendorong para peserta saling mengenal. Suasana hangat dan penuh semangat tercipta melalui beragam permainan dan kegiatan interaktif yang dirancang untuk membangun rasa percaya diri, kebersamaan, dan kekeluargaan sejak hari pertama.
Semangat peserta semakin terasa melalui penampilan Divisi Rekreasi yang mengajak seluruh Angkatan 36 menyanyikan lagu-lagu penyemangat. Kegiatan tersebut tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga menumbuhkan kekompakan di antara para peserta yang berasal dari latar belakang dan daerah yang berbeda.
Selama pelaksanaan OASE, peserta tidak hanya dikenalkan pada lingkungan sekolah, tetapi juga dibimbing memahami budaya hidup di asrama. Berbagai materi dan praktik diberikan, mulai dari tata cara hidup bersama, kebiasaan berdoa, etika makan, pengelolaan waktu, hingga pembiasaan nilai-nilai positif yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan. Seluruh proses didampingi oleh pamong, panitia, guru, serta alumni agar peserta dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan baru.
Melalui OASE 2026, SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan berharap seluruh peserta didik baru mampu mengenal lingkungan sekolah dan asrama secara menyeluruh, membangun karakter yang tangguh, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menghayati nilai-nilai kehidupan yang menjadi budaya Van Lith.
Berbekal semangat “Berlayar Terjang Gelombang”, Angkatan 36 diharapkan siap menapaki perjalanan pendidikan sebagai pribadi yang bijaksana, tangguh, dan bertanggung jawab dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan.